SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KALURAHAN PURWOHARJO  

Stop KDRT!

Administrator | 02 September 2016 00:00:00 | Berita Desa | 82 Kali

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) bukan merupakan permasalahan domestik rumah tangga, namun merupakan permasalahan sosial yang juga menjadi domain masyarakat, sehingga warga masyarakat dapat melaporkan kejadian KDRT ke aparat penegak hukum, dimana pelaku dapat dipidanakan dan korban dapat memperoleh bantuan hukum dan pendampingan sosial.  Yang harus dilakukan bersama adalah mencegah terjadinya KDRT, yang dimulai dari menjaga hubungan harmonis dalam keluarga.

Hal itulah yang menjadi garis besar materi yang disampaikan dalam Penyuluhan Hukum dan Sosialisasi Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kulon Progo bekerjasama dengan LK3 Sekar Melati dan LK3 Sekar Melati Yogyakarta pada hari Kamis (01/09) di Balai Kelurahan Wates.

Acara ini mengangkat tema "Upaya Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga", dengan narasumber Muhammad Iqbal, S.H. Adapun yang menjadi audiens dalam acara ini adalah para tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga kemasyarakatan kelurahan (LPMK, RW, RT) dan perwakilan perempuan. Acara dibuka dengan sambutan dari Dinsosnakertrans yang disampaikan oleh Kepala Seksi Rehabilitasi dan Pelayanan Sosial, Bidang Sosial, Drs. Abdul Kahar yang menyampaikan tentang perlunya pemahaman masyarakat mengenai apa yang harus dilakukan apabila di lingkungan sekitarnya terjadi KDRT. Dalam kesempatan ini, Lurah Wates, Agus Wasana, S.I.P., M.M. menyambut baik diadakannya penyuluhan hukum kepada warga Kelurahan Wates yang bermanfaat sebagai media edukasi untuk meningkatkan pemahaman dan menambah wawasan.

Dalam paparannya, narasumber menyampaikan bahwa saat ini telah ada regulasi sebagai payung hukum terhadap permasalahan KDRT, yaitu UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Dalam UU ini, yang termasuk dalam definisi KDRT adalah setiap perbuatan terhadap seseorang, terutama perempuan, yang menimbulkan kesengsaraan atau penderitaan fisik, seksual, psikologis dan penelantaran dalam rumah tangga.

Pencegahan KDRT bertujuan mencegah terjadinya KDRT, melindungi korban, menindak pelaku dan memelihara keutuhan keluarga yang harmonis dan sejahtera. Narasumber menyampaikan bahwa angka perceraian di Kulon Progo menempati peringkat ke-2 se DIY setelah Gunungkidul, dimana penyebab utama perceraian adalah disharmoni dalam keluarga yang berujung pada terjadinya KDRT.

Dalam sosialisasi ini juga disampaikan mengenai mekanisme pelaporan apabila terjadi KDRT, jenis hukuman yang mengancam para pelaku KDRT, serta hak-hak yang dapat diperoleh korban KDRT. Terkait dengan hak-hak korban yang dapat diperoleh antara lain perlindungan dari lembaga hukum dan lembaga sosial, pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medis, penanganan khusus terkait kerahasiaan korban, pendampingan oleh pekerja social dan bantuan hukum, serta bimbingan rohani.

Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dimana muncul beberapa pertanyaan antara lain dari Bpk. Wiyono AS (tokoh masyarakat Gadingan) dan Bpk. Sigit (Rois RW 03 Terbah). Setelah narasumber memberikan respon terhadap beberapa pertanyaan, acara kemudian ditutup. Stop KDRT!!

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
No. HP
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Wilayah Kalurahan

Peta Desa

Aparatur Kalurahan

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator Kalurahan untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Sinergi Program

Agenda

Belum ada agenda

Komentar Terkini

Info Media Sosial

Lokasi Kantor Kalurahan


Alamat : Jl. Persandian KM 5, Plarangan, Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo, D. I. Y.
Kalurahan : PURWOHARJO
Kapanewon : Samigaluh
Kabupaten : Kulon Progo
Kodepos : 55673
Telepon : 081931720172
Email : desapurwoharjosmgl@gmail.com

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Statistik SID